Monday, 1 October 2012

Kenali Memory Card Anda



Memory Card merupakan sebuah alat (card) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data digital (seperti gambar, audio dan video) pada sebuah gadget seperti kamera digital, PDA dan Handphone. Ukuran dari kartu memori ini bermaca-macam mulai dari MB(KB setau ane sich ga ada gan unt memory card) sampai hitungan TB.

Berikut adalah jenis-jenis memory card. 
1. Memory Stick
Memory Stick merupakan memory card yang diperkenalkan oleh SONY dan dipatenkan untuk alat-alat elektronik keluarannya. Hampir semua kamera buatan SONY menggunakan memory stick sebagai media penyimpanannya.
>>Memory Stick Pro dan Memory Stick Duo
Merupakan generasi kedua Memory Stick dengan kecepatan dan kapasitas penyimpanan yang meningkat.
>>Memory Stick Micro M2
Memory Stick Micro (M2) menawarkan penyimpanan data yang lebih besar, saat ini telah  mencapai ukuran 8GB.

2. Multimedia Card (MMC)
Multimedia Card (MMC) merupakan kartu memori standar, bentuknya lebih besar dari Memory Stick dan dapat dipergunakan pada slot SD Card.
>>RS-MMC ( Reduced Size Multimedia Card)
Merupakan MMC generasi selanjutnya dengan ukuran lebih kecil, dapat digunakan pada slot MMC maupun SD Card dengan menggunakan sebuah adapter.

3. Secure Digital Card (SD Card)
Bentuk SD Card seukuran dengan MMC dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Banyak digunakan mulai dari handphone, kamera dan komputer. SD Card mempunyai switch yang berfungsi agar SD Card menjadi write protected. 
>>Mini SD
Ukurannya kira-kira setengan ukuran SD Card, dapat dimasukkan kedalam slot SD Card atau MMC dengan menggunakan sebuh Adapter.
>>Micro SD / TransFlash
Ukurannya lebih kecil daripada Mini SD dan banyak digunakan pada handphone sekarang. Kapasitas penyimpana data bisa mencapai hingga 16 GB.
>>XD Card
Dikembangkan oleh Olympus dan Fuji untuk produk-produk kamera keluarannya.

4. Compact Flash Card (CF Card)
Compact Flash Card (CF Card) merupakan kartu memori yang paling banyak digunakan pada kamera digital. Memiliki kecepatan transfer data yang paling cepat karena memori ini memiliki chip controller. Selain dapat meyimpan file multimedia juga dapat menyimpan file data lainnya seperti text dan sebagainya.
Ada 2 ukuran dari CF Memory ini yaitu Compact Flash tipe I dan Compact Flash tipe II.  CF II lebih tebal (kira-kira 5mm) dari CF I (kira-kira 3,3mm) dan mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar pula.

5. Smart Media Card
Bentuknya seukuran Flash Card dan dapat menyimpan berbagai bentuk file multimedia.

6. Memory Card Laennya
Selain ke lima memory card diatas masih ada type memory card lainnya diantaranya: 
>PC Card / PCMCIA SDHC (secure digital higt capacity)

>SM (SmartMedia).
>xD-Picture.
>Intelligent Stick.
>ยต card.
>SxS™ Memory Card
(Kenapa ane pake font kecil?Karena ini ane share cuma buat refrensi aja,disini kita focus ke MicroSD karena sebagian besar HH android menggunakan microSD,setuju gan?)

Mari kita bahas khusus yg microSD
Awalmulanya saya tidak berencana membahas tentang MicroSD namun tidak dapat dipungkiri, MicroSD merupakan sebuah komponen penting dalam kita beraktifitas dengan HH android. Baik untuk menyimpan foto, lagu, file bahkan video. Namun dalam perkembangannya MicroSD menjadi faktor penentu saat kita menginginkan sebuah performa dari HH kita, contohnya untuk mensupport internal memory yang terbatas (akan saya bahas di post selanjutnya). Maka dari itu ada baiknya menyimak penjelasan di bawah ini 


Tips membeli microsd :
- Pastikan Microsd yang dibeli memiliki garansi resmi.
- Sesuaikan ukuran besarnya memory dengan kebutuhan anda.
- Ukur kecepatan microsd anda setelah membeli, agar tidak tertipu.
- Agar dapat menjalankan fungsi fitur2 khusus (app2sd dsb) usahakan membeli microsd dengan rentang class 6 - 10.
- Semakin besar kelas belum tentu semakin baik (terkadang class tinggi kl tidak cocok dengan HH anda,bukan semakin cepat malah membebani HH dan membuat lambat), selain itu sesuaikan budget anda.
- Perlu dipahami semakin banyak data di dalam microsd kita akan menurunkan kecepatan baca-tulisnya.


Memory SDHC memiliki satu standar yang disebut Class. Sesuai kebutuhan, standar Class diartikan kecepatan minimum untuk penulisan data / Writing. Dibawah ini nilai minimum untuk kecepatan Writing dari SHDC sesuai standar class
* Class 2 : 2MB/s atau kecepatan 13X
* Class 4 : 4MB/s atau kecepatan 26X
* Class 6 : 6MB/s atau kecepatan 30X
* Class 8 : 8MB/s atau kecepatan 40X
* Class 10 : 10MB/s atau kecepatan 66X

Class 10 adalah memory dengan kecepatan penulisan tertinggi saat ini dikelas SDHC, tentunya semakin besar Class Micro SD anda semakin hebat pula kartu itu untuk menghandle berbagai media yang ada saat ini.Bila anda memakai ponsel android misalnya dengan kartu kelas yang lebih tinggi dapat menghandle perpindahan data dengan cepat misal dari ponsel anda ke komputer atau bila anda menginstall banyak game High Definition dan disimpan di Micro SD tentunya game tersebut dapat terbaca dengan lancar juga cepat dan mengurangi hal-hal semacam hang atau lag,tp tidak tertutup kemungkinan jika proccessor di HH anda tidak mumpuni dan anda paksakan memakai class tinggi alhasil bukan lancar malah sebaliknya atau lag


Beberapa tips tentang microsd :
1.Test microSD Speed Test
>untuk tester via HH anda download disini terus install dapat juga pakai yang disini (perlu 200MB unt free unt melakukan test/lebih bagus test waktu MicroSD anda kosong)
>untuk tester via PC download disini

2.Menggunakan Swapper, mempercepat proses system dengan file swap

Buat yg tanya soal SWAP / SWAPPER
pengertian swap adalah mempermudah kinerja RAM, bukan nambahin RAM, jadi tidak akan ada peningkatan pada hasil benchmark.

syarat utama :
- udah di root
- ROM udah costum kernel (perlu dperhatikan ada juga ROM yang tidak support costum kernel)

app buat swapper :
- swapper2 free on market 
- swapper for root free on market

plus minus swap :
+ terasa lancar saat multitasking aplikasi 
+ terasa lancar buat ngegame
- memperpendek umur sdcard, terutama sd card kelas 4 kebawah, jadi disarankan pake class 4 keatas
- jangan cabut sdcard kalo swap on,, kalo mw cabut off-in dulu swap-nya

cara cek swap : pake terminal emulator (free on market
-cek swap on kernel
 su
 free
-cek swap on terminal
 su
 cat /proc/swaps
-cek swappines on terminal
 su
 cat /proc/sys/vm/swappiness

cari disable swap :
- swapper2 : ada tombol "off"
- swapper for root : set 0MB, uncheck swap on boot

kalo terlanjur cabut sdcard waktu swap on,,
write to sdcard juga akan error, nee solusinya
- sdcardnya lepas, hape matiin,
- sdcard colok ke kompi via cardreader (biar baca information system on sdcard), kalo udah kompi lancar,, cabut (savety remove dulu)
- masukin sdcard ke hape lagi (masi dalam kondisi mati),, 
- baru nyalain, selesai


3.SD Card Boost, mempercepat rate baca file di microsd secaratemporary Download

4.Formatting ext2 Via terminal

buat yang males format partisi ext2 pake sdcard bisa langsung via HP (via terminal emulator - kalo mau pake adb jalankan perintah adb shell terlebih dahulu)
Perintahnya: busybox mkfs.ext2 -b 4096 /dev/block/mmcblk0p2
Jgn lupa superusernya gan!

Cara Membuat Menu Horizontal Dropdown


Segala macam cara dilakukan agar blog terlihat cantik dan menarik, salah satunya yaitu memasang menu horizontal dropdown.  sumbernya aq dapat dari  fajar lesmana, berikut macam macam menu horizontal blog, silahkan klik judulnya dan langsung menuju sumbernya.

1. Menu Horizontal Drop Down Dengan Animasi.
Menu ini dirancang dengan animasi, saat anda mau membuka sub menu nya anda harus klik icon tanda panahnya, setelah itu baru muncul sub menu dengan efek animasi.

Menu ini terbuat menggunakan CSS3 tanpa JavaScript, sedikit animasi ditambahkan kedalam menu ini saat sub menu nya muncul

Lihatlah warna pada menu ini begitu cerah bagaikan matahari terbit, selain itu menu ini menggunakan bantuan CSS3 yang membuat efek warna dan desain lebih kreatif.

Sub menu yang biasanya ke bawah tapi, sub menu ini lain, sub menu nya berbentuk horizontal. Cara membuatnya menggunakan jQuery, dan sangat mudah.

Pada menu ini sub menu nya bisa mengelurkan lagi sub menu, sangat dibutuhkan untuk situs web atau blog yang pingin menyimpan link yang cukup banyak.

Menu ini sama dengan nomor empat, bedanya kalau yang ini ga menggunakan jQuery dan JavaScript hanya menggunakan CSS saja.

Menu ini sama menggunakan CSS3 mungkin dari segi warna nya tidak akan anda temukan karena menggunakan campuran warna yang tidak anda ketahui, sehingga ini bagus untuk mendesain Blog anda.

Menu ini sama seperti meu nomor satu, saat mau membuka sub menu nya harus di klik icon tanda panah nya, dan juga ada efek animasinya.

Sesuai namanya menu ini mempunyai dua warna yaitu hitam dan orange, benar-benar simple untuk web atau blog anda.


Sunday, 30 September 2012

Cara Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root


Ini adalah masalah yang umum dihadapi oleh pengguna saat pertama kali menggunakan smartphone android. Secara default, setiap aplikasi yang diinstall oleh pengguna akan secara otomatis masuk ke internal memory. Dan berapapun besarnya internal memory pasti akan terlibas juga oleh aplikasi-aplikasi yang kita install.
Internal Memory cukup berpengaruh terhadap sistem dan kinerja android, jadi sebisa mungkin kita harus menyisakan cukup banyak untuk memori internal. Dengan cara memindahkan setiap aplikasi android yang bisa dipindahkan (karena ada juga aplikasi yang berkaitan dengan sistem sehingga tidak bisa dipindahkan ke eksternal) untuk dipindahkan ke memori eksternal.
Lalu, bagaimanakah Cara Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root? Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi android yang bernama App2SD yang bisa didownload secara gratis di google play, logo aplikasi App2SD bisa anda lihat dibawah ini:
Logo App2SD Android Apps
Secara singkat, fungsi aplikasi ini adalah untuk memindahkan aplikasi yang semula berada di memori internal ke memori eksternal atau SD card, atau bisa juga sebaliknya dari memori eksternal ke internal.  Panduan penggunaan aplikasi app2 sd untuk Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root adalah sbb:
Setiap aplikasi ini dibuka maka anda akan disuguhi 3 tab yang masing-masing menunjukkan posisi aplikasi. Dibagi menjadi 3 , yaitu movable (daftar aplikasi yang bisa dipindahkan ke SD card), on SD Card (daftar aplikasi yang berada di SD card atau memori eksternal), dan phone only (daftar aplikasi yang berada di internal memory).
Screenshot preview aplikasi tersebut bersama dengan 3 tabnya adalah sbb:
Cara Memindahkan Aplikasi Android ke Memori Eksternal
Screenshot diatas menunjukkan ada 7 aplikasi yang bisa dipindahkan ke SD card dari internal memory, dan untuk memindahkannya anda tinggal mengeklik aplikasi yang ingin dipindahkan ke SD card, maka anda akan bertemu dengan menu yang seperti ini:

Bagian Move to External Memory
Untuk memindahkannya klik move to SD Card dan begitu juga sebaliknya jika aplikasi yang akan dipindahkan berada di memori internal. Untuk mendownload aplikasi app2SD yang digunakan untuk memindahkan aplikasi android ke SD card tanpa rooting, anda bisa langsung menuju halaman resmi google play dengan mengeklik link dibawah ini:
Jika anda ingin lebih jelas ada baiknya anda mendownload video tutorial mengenai cara memindahkan aplikasi android ke SD Card tanpa root dengan App2SD dibawah ini:

Sekian dan selamat mengurangi kapasitas memori internal anda.

Cara Root Sony Ericsson Xperia


Sebelum kita masuk ke topik utama postingan ini alangkah baiknya kita mengerti apa fungsi Root itu sendiri Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, kamu dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum di root) file-file tersebut tidak dapat di akses.
Dengan melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi kamu untuk mengembangkan sistem operasi ini.  Yah saya pikir sobat semua sudah paham apa pengertian dan fungsi Root itu. Baiklah kita kembali ketopik utama postingan. Sebenernya banyak tools buat ngeroot Android tapi disini saya share  root/ unroot Sony Ericsson Xperia keluaran 2011, berbasis Revolutionary zergRush exploit, tanpa unlock bootloader!
Aplikasi ini berbasis Windows OS. Versi ini selain bisa digunakan untuk Xperia 2011 juga bisa digunakan untuk merk samsung, HTC, Motorola, LG, Google Nexus dan masih banyak lagi yang lainya. Untuk cara-nya pun sangat mudah langsung saja baca tutorialnya dibawah ini :

  • Instal NetFramework 3.5 terlebih dahulu jika belum punya bisa di dapat disini.
  • Download dan Instal driver SE dulu yaitu PC Companion jika belum punya bisa di dapat disini dan pilih yang sesuai sama tipe smartphone kamu, dan jika smartphone kamu Samsung bisa download drivernya disini.
  • Download Root_Unroot_Sony.exe
  • Kemudian enable USB Debugging lewat Menu->Settings->Applications->Development.
  • Enable Install from Unknown sources lewat Menu->Settings->Applications.
  • Set screen timeout lebih dari 1 menit.
  • Konek handheld ke komputer via kabel USB.
  • Lalu tekan tombol Root untuk memulai proses.
 Menurut informasi yang saya himpun langkah ini juga bisa buat ngeroot ponsel Android yang lain seperti :

Sony Xperia X10 (GB firmware) Sony Xperia Arc (4.0.2.A.0.42)
Sony Xperia Arc S
Sony Xperia Play [R800i/R800x]
Sony Xperia Ray
Sony Xperia Neo
Sony Xperia Mini
Sony Xperia Mini Pro
Sony Xperia Pro
Sony Xperia Active
Live with Sony Walkman (WT19i/WT19a)
NTT Docomo ARCO Xperia SO-02c
Samsung S2 Galaxy [GT-9100/GT-9100P]
Samsung Galaxy S II for T-Mobile (SGH-T989)
Samsung Galaxy S II for AT & T (SGH-I777), Skyrocket (SGH-i727)
Samsung Galaxy S II LTE Rogers Canada (SGH-I727R), Android version 2.3.5, Baseband version I727RUXKJ7
Samsung Galaxy S [i9000B] & [I9000 2.3.3 (PDA I9000BOJV8, Phone I9000XXJVO, CSC I9000GDTMJV7) ​​and German T-Mobile branding]
Galaxy Mini Samsung GT-S5570
Samsung Galaxy W [i8150]
Samsung Galaxy Y
Samsung Galaxy Tab [P1000] (2.3.3 firmware), [P1000N]
Samsung Galaxy Note [N7000]
Samsung YP-G70 Galaxy Player 2.3.5 (GINGERBREAD.XXKPF)
Samsung Galaxy Ace (2.3.3, 2.3.4 firmware)
Samsung Nexus S [i9023] (2.3.6)
Samsung Nexus S 4G 2.3.7
Exhibit Samsung (SGH-T759)
Exhibit 4G Samsung (SGH-T759) (2.3.3) Build UVKE8
Motorola Milestone 3 [ME863 HK]
Motorola XT860, XT860 Bell
Motorola Defy +
Motorola Droid X sys ver 4.5.605 w / gingerbread
Motorola Droid X2 (2.3.4) Build 4.5.1A Sys 1.3.380.MB870.Verizon.en.US ver-DTN-150-30
Motorola XT883 (China Telecom)
Motorola XT862 (Verizon Droid3)
Nexus One (2.3.6 stock)
LG Revolution.
Selamat mencoba semoga berhasil.

TIPS MEMILIH DEVICE ANDROID YANG BAIK (SMARTPHONE AND TABLET)



Harga handphone atau tablet Android saat ini sangatlah bervariasi, mulai dari 1 jutaan hingga 5 juta lebih. Dan bukan hanya harganya saja yang bervariasi, namun merk dan modelnya pun cukup banyak. Bila sekitar dua atau tiga tahun yang lalu ponsel pintar (smartphone) didominasi oleh merk-merk terkenal, dengan hadirnya sistem operasi Android, hal tersebut tidak berlaku lagi. Merk lokal yang namanya tidak pernah saya dengar sekalipun ikut-ikutan mengeluarkan tablet atau ponsel pintar yang menggunakan sistem operasi Android.
Hal ini tentu cukup menguntungkan bagi calon pembeli handphone Android, karena dengan makin banyaknya produsen yang mengeluarkan gadget Android, maka persaingan akan semakin ketat yang pada akhirnya akan menurunkan harga jual. Disisi lain, banyaknya pilihan justru akan membuat pusing calon pembeli. Namun jangan khawatir, pada artikel kali ini, saya akan menginformasikan tips atau cara memilih dan membeli handphone Android.
Tips Memilih Android #1: Merk
Merk-merk lokal cenderung menawarkan harga yang terjangkau dengan fitur melimpah...
Banyak dari Rekans pasti tertarik untuk memilikinya namun masih ragu-ragu dengan kualitasnya. Apakah merk handphone Android lokal layak untuk dibeli? Berikut penjelasan saya:
Komponen vital yang mempengaruhi kinerja handphone Android seperti processor, kartu grafis (GPU), dll pada umumnya tidak dibuat oleh produsen telepon, namun produsen telepon membeli kepada pihak ketiga dalam hal ini misalnya adalah produsen processor seperti Qualcomm. Jadi, selama Android lokal memiliki spesifikasi yang bagus, maka performanya tidak akan kalah dibanding dengan merk terkenal, karena processor maupun komponen hardware atau daleman yang digunakan pada merk lokal bisa jadi sama dengan yang digunakan oleh merk terkenal.
Untuk menekan harga jual terkadang merk lokal mengurangi kualitas dari beberapa komponen atau fitur yang digunakan, misalnya kualitas layar, kualitas kamera, kualitas casing yang digunakan, atau kualitas dari aksesoris pendukung seperti kabel data, charger, dll. Namun bukan berarti kualitas Android lokal pasti jelek atau dibawah merk terkenal, karena kenyataannya banyak juga tablet atau hp lokal yang memiliki kualitas baik.
Mungkin sebagian dari Rekans akan berkata kalau begitu merk ga penting dong? Beberapa handphone Android lokal yang beredar di Indonesia saat ini memang memiliki kualitas dan performa yang sama baiknya dengan merk terkenal dan ditawarkan dengan harga yang lebih murah, namun memang masih ada faktor lain yang perlu Rekans pertimbangkan sebelum memilih atau membeli Android merk lokal, yaitu:
Lokasi service center: Merk terkenal pada umumnya memiliki lokasi service center yang lebih banyak
Nilai jual kembali: Android merk terkenal lebih mudah dijual kembali dan harganya cenderung lebih stabil.
Ketersediaan aksesoris: Lebih mudah menemukan aksesoris untuk merk-merk yang sudah dikenal, misalnya sarung silikon, sarung kulit, screen guard, dll.
Kesimpulannya, bagi Rekans yang ingin mencicipi Android dengan harga terjangkau, bolehlah melirik merk-merk lokal, tapi bagi Rekans yang sering sekali gonta-ganti handphone, mungkin lebih cocok membeli merk terkenal dengan alasan lebih mudah dijual kembali.
Tips Membeli Android #2: Perhatikan sistem operasi yang digunakan
Sistem operasi Android terdiri dari beberapa versi. Berikut adalah urutan versi dan nama sistem operasi Android: Versi 1.5 Cupcake, 1.6 Donut, 2.1 Eclair, 2.2 Froyo (frozen yogurt), 2.3 Gingerbread, lalu ada juga versi 3.0 Honeycomb yang lebih dioptimalkan untuk digunakan pada Tablet Android yang menggunakan layar lebih besar. Versi Android yang selanjutnya bernama Ice Cream sandwich (versi 2.4). Versi ini dikatakan akan optimal untuk digunakan baik pada handphone maupun pada tablet Android.
Bila Rekans hendak membeli tablet atau handphone Android, disarankan membeli yang menggunakan sistem operasi minimal Froyo (versi 2.2). Versi ini terbukti cukup stabil dan memiliki kelebihan dibanding versi sebelumnya, diantaranya memiliki kemampuan memindahkan aplikasi ke SD Card dan juga memiliki kemampuan wi-fi tether atau menjadikan handphone Android sebagai hotspot mini pribadi.
Tips Memilih Android #3: Dukungan komunitas
Coba cari tahu mengenai komunitas atau forum pengguna handphone Android yang akan dibeli di internet. Jika ada komunitasnya, maka Rekans akan mudah bertanya melalui forum kepada pengguna lain bila terjadi masalah pada HP, Rekans akan mendapat banyak tips dan trik untuk meningkatkan performa telepon, merubah tampilan, dan tips atau trik lainnya. Selain itu jika komunitasnya besar, maka akan lebih terjamin pengembangan software untuk kedepannya, misalnya update sistem operasi Android.
Tips Membeli Android #4: Spesifikasi Hardware Handphone
Rekans mungkin sedikit pusing saat melihat spesifikasi dari sebuah handphone Android. Namun jangan khawatir, saya akan menjelaskan beberapa spesifikasi yang menurut saya paling penting untuk diperhatikan.
A. Spesifikasi yang mempengaruhi kinerja atau performa ponsel: 
A.1. Processor
Processor merupakan otak dari ponsel. Semakin cepat processor yang digunakan, maka semakin responsif dan cepat ponsel Rekans dalam menjalankan aplikasi-aplikasi Android. Processor yang digunakan pada ponsel Android low end atau entry level umumnya berkecepatan 600 MHz. Untuk Android mid end atau kelas menengah berkecepatan 800 MHz, dan untuk ponsel high end berkecepatan 1 GHz keatas.
Handphone Android yang menggunakan processor berkecepatan 600 MHz sebenarnya sudah cukup untuk menjalankan semua fungsi yang terdapat pada sistem operasi Android. Jadi, jika dana yang Rekans miliki tidak terlalu banyak, atau baru ingin coba-coba OS Android, maka tidak perlu dipaksakan untuk membeli handphone dengan processor berkecepatan tinggi. Namun bila ada dana lebih, disarankan membeli ponsel dengan processor minimal 800 MHz, karena aplikasi-aplikasi atau game yang akan datang pada umumnya menuntut spesifikasi yang lebih tinggi dibanding aplikasi atau game yang beredar saat ini.
A.2. GPU (Graphic Processing Unit)
GPU merupakan komponen yang berfungsi untuk mengolah gambar atau grafik. Handphone Android yang menggunakan atau memiliki GPU dapat menjalankan aplikasi yang banyak menggunakan tampilan visual atau game 3D jauh lebih baik dibanding ponsel yang tidak memiliki GPU. Bahkan pada umumnya, HP Android yang tidak memiliki GPU tidak dapat menjalankan game 3D, bila dapat berjalan pun akan sangat lambat.
GPU yang paling banyak digunakan untuk handphone low end dan mid end adalah tipe Adreno 200 atau PowerVR SGX 530. Untuk handphone high end biasanya menggunakan GPU Adreno 205, PowerVR SGX 540 atau NVIDIA GeForce (NVIDIA Tegra). Bila Rekans mencari handphone Android, disarankan yang sudah menggunakan GPU minimal Adreno 200 atau PowerVR SGX530, namun sayangnya untuk GPU yang digunakan pada sebuah ponsel tidak selalu dituliskan pada informasi spesifikasi, oleh karena itu terkadang Rekans harus menanyakannya terlebih dahulu kepada pengguna yang telah memiliki handphone Android atau melalui forum komunitas pengguna Android yang ingin Rekans beli.
A.3. Kapasitas RAM (Random Access Memory)
Kapasitas RAM berhubungan dengan performa handphone Android. Semakin besar RAM yang digunakan, maka akan semakin baik pula performa dari sebuah handphone, khususnya saat melakukan multi tasking atau membuka beberapa aplikasi secara bersamaan. Kapasitas RAM yang umumnya digunakan adalah 128 MB, 256 MB, 512 MB dan 1 GB. Handphone yang menggunakan RAM sebesar 128 MB pada umumnya agak sedikit lambat bila digunakan untuk multi tasking, oleh karena itu, saya sarankan membeli ponsel Android yang memiliki kapasitas RAM minimal 256 MB.
Sebagai catatan, Rekans harus cukup jeli saat membaca spesifikasi kapasitas RAM dari sebuah handphone Android. Beberapa produsen menuliskan kapasitas RAM dalam satuan Gb (giga bit) perhatikan huruf b kecil yang digunakan. 1 b (bit) = 1/8 B (byte) jadi kalau rekans membaca spesifikasi sebuah handphone Android memiliki kapasitas RAM sebesar 1 Gb (1000 Mb), maka kapasitas RAM yang sebenarnya adalah 1000 : 8 = kurang lebih sebesar 125 MB (Megabyte).
B. Spesifikasi yang memiliki nilai tambah: 
B.1. Layar
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai layar handphone Android, yaitu:
Jumlah Pixel
Jumlah pixel layar yang umum digunakan pada HP Android adalah 240320, 320480 dan 480800 pixel. Semakin besar jumlah pixel yang digunakan, maka semakin halus gambar yang tertampil pada layar.
Ukuran Layar
Semakin besar ukuran layar, maka akan semakin nyaman untuk digunakan dan juga semakin mudah untuk menggunakan papan ketik (keyboard) virtual. Namun semakin besar layar, maka semakin lebar atau tinggi juga ukuran handphone-nya. Layar yang terlalu besar akan sedikit menyulitkan bila harus di letakkan dalam kantong, jadi sesuaikan dengan kebutuhan.
Jenis layar
Jenis layar yang digunakan pada umumnya dibagi jadi dua tipe yaitu resistive dan capacitive. Layar capacitive sensitif terhadap sentuhan jari (kulit), sedangkan layar resistive kurang sensitif terhadap sentuhan jari, jadi pengguna harus melakukan sedikit penekanan pada layar untuk mengoperasikan layar jenis resistive.
Jika layar kapasitif hanya dapat merespon sentuhan kulit jari, lain halnya dengan layar resistif yang dapat merespon sentuhan dari media lain, misalnya kuku, pen stylus atau benda lainnya.
Saya sarankan untuk membeli handphone Android yang menggunakan layar berjenis kapasitif (capacitive) karena lebih nyaman untuk digunakan.
Istilah-istilah yang sering ditemui:
AMOLED: Layar yang berteknologi AMOLED tidak menrekanskan bahwa layar ini berjenis capacitive atau resistive, namun handphone yang menggunakan layar berteknologi AMOLED akan menampilkan warna dan kecerahan yang lebih baik dibanding layar biasa, baik di dalam maupun di luar ruangan. Layar AMOLED biasanya digunakan pada handphone Android high end atau kelas atas.
Gorilla Glass: Layar yang telah menggunakan teknologi Gorilla Glass akan lebih tahan goresan dan juga lebih tahan pecah.
Multi touch: Adalah kemampuan layar untuk mendeteksi minimal dua titik sentuhan secara bersamaan. Bila layar mendukung multi touch, maka Rekans dapat menyentuh dua tombol sekaligus, jadi misalnya saat bermain game perang, ketika jari jempol kiri mengarahkan senjata, pada saat yang bersamaan jempol kanan menekan layar untuk menembakkan senjata. Bila layar tidak mendukung multitouch, saat salah satu jari masih menyentuh layar, maka layar tidak akan merespon sentuhan jari yang lain, dalam contoh ini pengguna tidak dapat mengarahkan dan menembakkan senjata dalam waktu bersamaan, jadi harus diarahkan dulu baru menembak. Handphone yang tidak mendukung multi touch tentu saja kurang nyaman digunakan untuk bermain game.
B.2. Kamera
Beberapa fitur yang perlu diperhatikan di sektor kamera:
Resolusi foto yang dihasilkan
Resolusi foto yang dihasilkan biasa ditulis dalam besaran megapixel (MP). Walaupun tidak menjamin, namun pada umumnya semakin besar resolusi foto yang bisa dihasilkan, maka hasil fotonya akan semakin baik.
Auto Focus
Bila kamera handphone Android memiliki fitur auto focus, maka kamera dapat secara otomatis menyesuaikan fokus sesuai dengan jarak objek yang hendak di foto. Beberapa pengguna ada yang menyebutnya fitur zoom otomatis. Kelebihan kamera auto focus dibanding kamera fixed focus (fokus tetap) lebih terasa saat pengguna mengambil foto dalam jarak dekat (dibawah 30 cm). Kamera fixed focus saat dipakai untuk mengambil foto dalam jarak dekat, hasilnya akan sedikit buram atau tidak fokus. Namun saat pengambilan foto jarak jauh, antara handphone Android yang memiliki fitur auto fokus maupun fixed fokus, keduanya tidak terlalu menunjukkan perbedaan yang berarti.
Lampu Flash
Bila Rekans sering mengambil foto di malam hari, maka lebih baik memilih handphone Android yang fitur kamera-nya telah dilengkapi dengan lampu flash.
Tombol Kamera
Keberadaan tombol khusus kamera akan memudahkan pengguna saat hendak mengambil foto, khususnya saat mengambil foto diri sendiri.
Kamera Depan
Bagi Rekans yang gemar melakukan video call, sebaiknya mencari handphone yang memiliki kamera depan. Sebagai informasi, mayoritas handphone Android kelas menengah kebawah (harga dibawah Rp. 2 juta) tidak memiliki kamera depan. Bila Rekans melihat pada bagian depan gambar handphone Android yang ingin dibeli ada bulatan kecil seperti kamera, belum tentu itu adalah kamera, bisa jadi hanya sensor cahaya dan/atau proximity sensor.
B.3. Kapasitas memori internal
Perhatikan juga kapasitas memori internal dari sebuah handphone Android. Semakin besar semakin baik.
B.4. Keyboard fisik
Kebanyakan handphone Android adalah handphone full layar sentuh, namun beberapa diantaranya ada yang memiliki keyboard fisik. Jika Rekans tidak terbiasa atau kurang nyaman mengetik tulisan menggunakan keyboard virtual, maka sebaiknya memilih handphone Android yang memiliki keyboard fisik.
B.5. FM Radio
Bagi Rekans yang hobi mendengarkan radio, pastikan pada handphone Android yang hendak dibeli telah memiliki fitur ini.
B.6. Kapasitas Baterai
Handphone Android termasuk boros baterai, jadi sebisa mungkin carilah handphone yang memiliki kapasitas baterai besar. Kapasitas baterai yang umumnya digunakan sebesar 1200 mAh, jika ada yang lebih besar maka lebih baik.
B.7. Jaringan Telepon
Sebelum membeli handphone Android, ada baiknya dipastikan dulu jaringan teleponnya. Rekans ingin membeli handphone Android CDMA atau GSM. Selain itu, apakah handphone Android telah mendukung koneksi 3G atau belum. Jika Rekans membaca pada spesifikasi bahwa handphone dapat berjalan di jaringan WCDMA, maka dapat dipastikan bahwa handphone tersebut bukan handphone CDMA, melainkan handphone GSM yang telah mendukung koneksi 3G.
B.8. Fitur lain dan Aplikasi Bawaan
Pada umumnya handphone Android telah dilengkapi dengan fitur-fitur sebagai berikut:
GPS (Global Positioning System): Berguna untuk mengetahui lokasi Rekans saat ini dan juga sebagai pemandu arah menggunakan bantuan satelit
Sensor accelerometer, pengertian: sensor ini berguna untuk mengetahui sudut kemiringan handphone. Fitur ini digunakan untuk auto-rotate layar atau untuk kontrol game. Jika digunakan pada game tertentu, misalnya game balap mobil, pengguna dapat membelokkan mobil dengan cara memiringkan handphone. Sensor ini juga terkadang diartikan sebagai sensor gravitasi.
Bluetooth
Wi-Fi
Digital Compass
Sensor Cahaya: Berguna untuk mengatur tingkat kecerahan (brightness) layar secara otomatis tergantung kondisi cahaya sekitar.
Proximity sensor, pengertian: sensor ini berguna untuk mengetahui keberadaan objek terdekat tanpa perlu menyentuhnya. Misalnya Rekans hendak melakukan panggilan telepon, saat handphone di dekatkan ke kuping, proximity sensor akan mendeteksi handphone berada dekat dengan kuping dan secara otomatis akan mematikan layar HP karena tidak diperlukan. Pada beberapa tipe handphone, layar akan menyala kembali saat handphone di jauhkan dari kuping.
Fitur-fitur GPS, dll pada umumnya sudah ada di handphone Android. Namun tidak ada salahnya dipastikan lagi fitur-fitur ini sudah ada atau tertulis pada spesifikasi.
Mengenai masalah aplikasi, Rekans tidak perlu terlalu khawatir jika pada handphone Android yang rencananya dibeli tidak memiliki aplikasi yang Rekans inginkan atau butuhkan. Karena Rekans dapat dengan mudah mengunduh (download) dan menginstall aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan melalui Android Market. Namun ada baiknya Rekans memeriksa terlebih dahulu apakah aplikasi yang tersebut ada dan tersedia di Market. Caranya Rekans dapat pergi ke website Android Market melalui komputer.
Kesimpulan
Saat ini cukup banyak handphone maupun tablet Android yang bisa Rekans pilih. Apabila Rekans baru ingin coba-coba Android, maka tidak harus membeli yang mahal, karena semua fitur dan keunggulan Android bisa didapatkan pada handphone atau tablet Android dengan harga yang murah. Perbedaan utama antara tablet atau handphone Android yang mahal dengan yang murah hanyalah kemampuannya untuk menjalankan aplikasi atau game berat, lalu perbedaan fitur tambahannya seperti layar, kamera, kualitas speaker, dll.
Intinya, semua dikembalikan lagi kepada kebutuhan masing-masing. Bila Rekans bingung menentukan mana yang terbaik di kisaran harga yang sama, silahkan mengacu pada tulisan diatas.

cara root xperia x10i

The rooting part is for Stock SE 2.3.3 FW...

The installing recovery part is for all ROMs based on SE 2.3.3 FW... if the Dev of ur ROM has not yet included the latest xRecovery posted by Z ONLY then install the recovery! else wait for the ROM dev to include it in that ROM..

i am posting this because many ppl are getting confused over the slightly "complicated" process...



i have personally verified all the below steps atleast 4 times! and it works properly! please follow the below instructions step by step...


[ Credits ]
  1. Bin4ry & Androxyde for their work on Flashtool
  2. aZuZu for finding this rooting solution! aZuZu u are super awesome!!!
  3. zdzihu for fixed xRecovery-0.3 for GB! thanks Z u are a life saver
  4. me, for making it friendly

PLEASE DO NOT FORGET TO THANK THE ABOVE PPL FOR MAKING THIS POSSIBLE!


[ Requirement ]
  1. Stock SE 2.3.3 firmware/custom 2.3.3 ROM (if u want to update/install xRecovery the simple way)
  2. my modified Flashtool package posted below


[ Whats Included? ]
  1. modified Flashtool 0.2.9.1 package
  2. aZuZu's FTF files posted for rooting
  3. zdzihu's xRecovery-0.3-GBready (with all fixes made by Z)


[ Downloads ]

FlashTool_0.2.9.1-GBready_root_xRec [ Mirrors ]
  1. Just download and double click on the downloaded file
  2. it will ask where u want to install/extract, browse to that folder then click on "Extract"
  3. once its extracted go into that folder and u can now launch Flashtool using X10FlashTool.exe


[ How To: Root ] (all credits for finding this method go to aZuZu)

looking at the files posted by aZuZu i can tell u that this will work on ALL BRANDED/GENERIC/REGIONAL 2.3.3 GB FWs... provided that the kernel.sin file remains same (which it will for all 3.0.1.G.0.75 FW)


here is a video guide created by silveraero :



  1. make sure u are on stock 2.3.3 FW

  2. [ON UR PHONE] enable Unknown Sources & USB debugging in:
    • Menu -> Settings -> Applications -> Unknown Sources
    • Menu -> Settings -> Applications -> Development -> USB Debugging
  3. power down device
  4. Open the flashtool provided in this thread
  5. Flash -- Kernel downgrade

  6. after u see the following remove the USB cable

  7. DO NOT CLOSE FLASHTOOL
  8. remove usb cable
  9. Power on device
  10. u will feel a small vibration when u power on device at that point immediately connect usb cable
  11. when the device starts IT WILL get stuck at SE text logo & u will see the following in flashtool log/window:

  12. NOW click root

  13. and u will see some things getting logged in Flashtool at end u will see the following output

  14. ur devcie will reboot is done, even IF it doesnt reboot follow the next steps
  15. pull out battery and wait for few mins
  16. enter flash mode
  17. Flash -- Kernel upgrade.

  18. after u see the following remove the USB cable

  19. Power on your phone and phone will be rooted.



[ How To: Install xRecovery ] (all credits for working xRecovery go to zdzihu)


here is a video guide created by silveraero :



  1. power on device & get into the OS
  2. keep screen active/unlocked!
  3. now connect phone to PC via usb cable u will see the following:

  4. now click "Ask Root Perms" and watch out for Superuser prompt on screen and accept/allow it

  5. if u accepted/allowed it u will see this:

  6. now xRecovery button should become "clickable" as show above & click it!
  7. now u will see the following in the Flashtool log/window

  8. THATS IT! u will now have latest xRecovery-0.3-GBready (with all fixes) installed!





Link yang lainnya disini

Bahaya Nelpon Sambil di Charger


BAHAYA..!!! Inilah Akibat menerima Telpon Saat HP Di-charge !!

HARAP DIBACA, MUDAH2AN ANDA TIDAK MELAKUKAN HAL YANG SERUPA! 
1. "Jangan charge HP anda semalaman dan JANGAN ditaruh dekat anda ketika mencharge."
2. "Jangan pernah menjawab panggilan masuk ke HP saat sedang di charge!!"

Beberapa hari yang lalu, seorang laki2 sedang mencharge HP di rumahnya. Disaat yang bersamaan, ada telepon masuk dan dia menjawabnya saat HP tersebut masih tersambung ke kontak listrik.
Setelah beberapa detik, arus listrik masuk ke HP tanpa kendali dan pria muda tersebut terlempar ke lantai dengan kerasnya.
Orangtuanya bergegas datang ke kamarnya dan menemukan dirinya pingsan, dengan detak jantung yang lemah dan jari terbakar.
Dia dilarikan kerumah sakit terdekat, tapi "jiwanya sudah tak tertolong lagi" ketika sampai dirumah sakit.



Well,, kalo kalian nyoba googling dengan keyword misalnya  "bahaya men-charge HP sambil di pakai" pasti bakal banyak banget kasus2 lainnya . .
Tips agar kalian ga jadi korban berikutnya :
1.   Jangan nge-charge HP melebihi batas waktu.
2.   Tahan dulu hasrat kamu buat ngoprek HP kalo HP kamu lagi di cas.
3.   Gunakan batere original dan terjamin dari vendor.
4. Ganti batere sama yang baru kalo batere kamu udah keliatan menggelembung . .
Pokonya pergunakan HP kamu secara bijak n jangan berlebihan . .
Makasih . .